Connect with us

Breaking News

Sandiaga Uno Tebar 1.000 Hewan Qurban untuk Indonesia Berbagi

Published

on

Bisniscorner.com – Dalam rangka mendorong semangat Persatuan Umat dalam Menghadapi Pandemi COViD-19. Sandiaga Uno Bersinergi dengan Tokoh Agama, Ormas Islam, Pondok Pesantren, Lembaga Pendidikan serta 18 Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Islam menyiapkan 1.000 hewan qurban di 17 provinsi.

Sandiaga Uno menuturkan, Idul Adha kali ini adalah hari raya yang sangat spesial karena dirayakan ditengah tantangan Indonesia melawan virus.

Dalam perayaan Idul Adha ini, seluruh masyarakat dibawah keprihatinan karena pandemi yang tidak kunjung usai. “Kita doakan keluarga, sahabat, tetangga kita yang telah mendahului karena Covid, bagi warga ISOMAN yakinlah bahwa dibalik kesulitan akan ada kemudahan. Oleh karena itu mari kita gunakan kesempatan idul kurban ini untuk berbagi dengan saudara yang terdampak pandemi ini,” katanya

Dia mengungkapkan, 1.000 hewan qurban itu dibagikan ke-17 provinsi mulai dari  Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Kalimantan Selatan, Sulawesi utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi tenggara, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sumatera Utara, Riau, NTT, dan  NTB. Sandiaga Uno menegaskan, momentum Idul Adha 1442H diharapkan mampu untuk Memperkokoh Pilar Persatuan Umat, Menyiapkan  Pilar Kebangkitan  Ekonomi Umat serta Meneguhkan Semangat Keadilan Sosial.

Menurutnya, program 1.000 hewan qurban terdiri dari jenis sapi, kerbau, kambing dilakukan serentak secara hybrid dengan protokol kesehatan ketat di 114 lokasi RPH termasuk pemotongan dan  pencacahan serta pembagian daging qurban tersebut standart prokes ketat.

Sementara itu Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat mengungkapkan rasa terima kasih kepada Sandiaga Uno untuk kurbannya. Jamaah Masjid Kabupaten ALOR NTT, Ponpes Mustafawiyah Sumatra Utara, Ponpes Darul Hikam Bandung Jawa Barat, Ponpes AL Amin Sumenep Madura Jawa Timur, Ponpes AL khaerat Palu Sulawesi Tengah, Jamaah Masjid Kiyai Mojo Minahasa Sulawesi Utara, Begitu juga Pemuda Dewan Dakwah menuturkan dengan adanya sumbangan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini diharapkan bermanfaat bagi masyarakat ditengah pandemik yang melanda dunia khususnya Indonesia.

Acara penyerahan hewan qurban dalam momen Idul Adha 1442 H yang dilaksanakan oleh Sandiaga Uno di RPH Jalan Kemakmuran, Ir H Juanda Depok, Jawa Barat dilanjutkan pembagian DOOR TO DOOR Di Warga sekitar RPH.

Acara ini turut dihadiri juga oleh beberapa tokoh agama, tokohpemuda, dan influencer seperti Atta Halilintar.

Menurutnya, apa yang dilakukan dengan mengundang influencer tersebut adalah untuk mengugah para anak muda untuk ikut berkurban dengan maksud bisa saling berbagi khususnya selama pandemik ini.

Keluarga pondok pesantren persaudaran Islam Kiyai Haji Ilyas Siraj mengucapkan terima kasih kepada Sandiaga Uno yang telah mengirimkan sapi. “Ini akan kami salurkan ke masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Sementara, Imam Musholla Ar-Raudhah Sekumpul Martapura, KH. Sa’duddin Salman menerima hewan kurban jenis sapi limosin  diserahkan oleh Darmawan Jaya Setiawan yang mewakili keluarga besar Sandiaga Uno.

“Alhamdulillah dan terimakasih atas kepercayaan Pak Sandiaga Salahudin Uno sekeluarga yang menyerahkan sapi kurban nya kepada kami,” ujar KH. Sa’dudin Salman.

KH. Sa’dudin Salman bilang, pemotongan hewan qurban di Gang Mahabbah Sekumpul Martapura Kabupaten Banjar ini  dilaksanakan pada Selasa (20/7)  usai penyelenggaraan salat Idul Adha. (Rls))

Breaking News

Beri Kenyamanan Wisatawan dan Kegiatan Keagamaan, Kementerian PUPR Mulai Penataan Kawasan Suci Pura Besakih di Bali

Published

on

Bisniscorner.com – Pulau Bali sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia memiliki daya tarik yang identik dengan seni, budaya, dan keagamaan. Guna memberikan kenyamanan antara  sektor pariwisata dengan kegiatan keagamaan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menata kawasan suci Pura Besakih di Kabupaten Karangasem yang merupakan pusat peribadatan umat Hindu di Bali sekaligus sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Penandatanganan kontrak kerja tanda  dimulainya pekerjaan fisik penataan kompleks pura yang terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang tersebut dilaksanakan Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Bali, Ditjen Cipta Karya pada pekan lalu. Hadir dalam acara Gubernur Bali I Wayan Koster.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan penataan kawasan tidak akan menyentuh area bangunan utama Pura Besakih yang digunakan sebagai tempat ibadah. “Yang terpenting dari penataan kawasan ini untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung yang beribadah dan berwisata. Karena menurut informasi, saat ada upacara besar kondisinya akan sangat ramai. Untuk itu ini akan dibuat alur masuk dan keluar yang berbeda sehingga tidak ada penumpukan, termasuk sirkulasi jalan untuk kendaraan akan diatur,” kata Menteri Basuki.

Pura Besakih yang merupakan kawasan cagar budaya dan pusat peribadatan di Bali menjadi tujuan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, khususnya pada waktu-waktu tertentu hari besar kegiataan keagamaan umat Hindu. Dengan kondisi sekarang, banyaknya kunjungan wisatawan kerap berdampak pada keberlangsungan kegiatan ritual keagamaan, sehingga mengurangi kesucian kawasan dan kenyamanan umat saat melakukan kegiataan spiritual.

Sesuai usulan Pemerintah Povinsi (Pemprov) Bali kepada Kementerian PUPR, penataan dilakukan dengan  meningkatkan sarana dan prasarana yang mencakup 2 hal, yakni  peningkatan kapasitas tempat parkir pada Area Manik Mas beserta penataan sarana dan prasarana penunjangnya serta penataan bangunan dan utilitas dalam rangka pelindungan Kawasan Pura Agung Besakih di area masuk atau Area Bencingah.

“Semoga melalui kegiatan penataan kawasan Pura Besakih ini fungsi dan vitalitas kawasannya dapat

meningkatkan keamanan, kemudahan, dan kenyamanan bagi masyarakat setempat beserta pengunjung, baik

dari sisi keagamaan maupun pariwisata,” ujar  Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti.

Secara prinsip, penataan Kawasan Pura Besakih yang dilakukan Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya menggunakan mekanisme  rancang dan bangun (design and build) melalui kontrak tahun jamak tahun anggaran 2021-2022 dengan biaya APBN sebesar Rp 508,1 miliar. Penataan dilaksanakan selama 540 hari kalender sejak tanggal kontrak oleh pemenang lelang yakni PT Pembangunan Perumahan (persero) Tbk sebagai kontraktor pelaksana dan PT Ciriajasa Cipta Mandiri selaku manajemen konstruksi.

Pelaksanaan konstruksi pada Area Manik Mas merupakan pembangunan gedung parkir setinggi 4 lantai seluas 55.201 m2 yang meliputi area parkir lantai ground berkapasitas 5 bus besar dan 61 bus medium, lantai basement I berkapasitas 378 mobil, basement II berkapasitas 459 mobil, basement III berkapasitas 532 mobil. Kemudian basement IV untuk area pengelolaan sampah dan limbah, Bale Pesandekan seluas 543,6 m2, Pura Melanting berukuran 250 m2, kios pedagang (18 kios besar berukuran 4 m x 6 m dan 12 kios kecil berukuran 2,5 m x 3 m), toilet sebanyak 113 bilik, bangunan anjung pandang (view point) dengan luas tapak 64 m2, jalan akses masuk dan keluar ke gedung parkir, dan jalan menuju Pura Titi Gonggang beserta utilitasnya.

Untuk penataan Area Bencingah berupa pembangunan kios pedagang sebanyak 358 kios dengan luas total bangunan 7.587 m2 meliputi 196 kios besar (berukuran 4 m x 6 m) dan 162 kios kecil (berukuran 2,5

m x 3 m), toilet 54 bilik, Bale Pesandekan seluas 414 m2, pembangunan 2 unit Bale Gong seluas  108 m2 dan 75 m2, pekerjaan pelataran, area bermain anak-anak, dan area parkir seluas 1.266 m2.

Pura Besakih di Kabupaten Karangasem terletak sejauh kurang lebih 52 km dari kota Denpasar dan dapat ditempuh melalui jalur darat selama 1,5 jam. Kawasan tersebut memiliki sebuah pura pusat atau disebut Pura Penataran Agung Besakih dengan dikelilingi 18 pura pendamping. Sebagai Pura Agung, di kompleks Pura Besakih sering diadakan kegiatan ritual  pada waktu-waktu tertentu seperti  Upacara Tawur Labuh Gentuh dan Mrebu Gumi di Pura Agung Besakih pada Maret 2022. (Rls)

Continue Reading

Breaking News

Menteri Basuki Tegaskan Pentingnya Data BMKG dalam Pembangunan Infrastruktur

Published

on

Bisniscorner.com – Sebagai negara kepulauan yang terletak di daerah cincin api dan juga negara seismik aktif, Indonesia secara konstan menghadapi risiko bencana alam baik berupa gempa, letusan gunung api, dan bencana banjir. Oleh karena itu, dalam membangun infrastruktur di berbagai lokasi di tanah air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  selalu memperhatikan aspek tangguh bencana dengan memanfaatkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Penegasan itu disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat menjadi narasumber Rapat Koordinasi dan Pembangunan Nasional (Rakorbangnas) BMKG, Kamis (29/7/2021).

“Pemanfaatan data BMKG penting diperhatikan dalam seluruh tahapan pembangunan infrastruktur mulai dari perencanaan, tahap konstruksi hingga operasi dan pemeliharaan guna  pencegahan dan mitigasi risiko bencana yang berdampak pada infrastruktur tersebut,” kata Menteri Basuki.

Dalam konteks pencegahan risiko bencana, Menteri Basuki mengatakan  pemanfaatan data meteorologi atau prediksi cuaca digunakan sebagai dasar Kementerian PUPR dalam merespons risiko bencana hidrometeorologi. Salah satu contohnya dengan membangun Bendungan Ciawi dan Sukamahi di Jawa Barat yang memiliki fungsi utama sebagai pengendali banjir kawasan Metropolitan Jakarta.

“Penggunaan data prakiraan cuaca yang akurat juga sebagai pertimbangan waktu kerja yang efektif (windows time) dalam pembangunan maupun operasional,” ujar Menteri Basuki.

Selanjutnya dalam konteks kesiapsiagaan bencana, Kementerian PUPR juga memanfaatkan data meteorologi yang diproduksi dalam peta model untuk prediksi banjir. Informasi akan dirangkum mulai  tahapan pemodelan prediksi curah hujan, pengumpulan data curah hujan, pemodelan debit berdasarkan curah hujan yang menghasilkan peta curah hujan dan peta genangan yang selanjutnya diteruskan kepada Balai-Balai Kementerian PUPR di berbagai daerah.

“Pada masa musim hujan, kita juga harus mengetahui dulu prediksi hujan ke depan, sehingga kita tidak hanya melakukan walking true untuk mengecek tanggul-tanggul, tetapi juga pintu air dan pompa-pompa banjir yang harus kita siapkan,” tutur Menteri Basuki.

Kementerian PUPR memanfaatkan  aplikasi Sistem Manajemen Air Terpadu (SIMADU) untuk memproses laporan prediksi cuaca yang  selanjutnya ditindaklanjuti oleh Pos Siaga Banjir terintegrasi dengan BMKG untuk melakukan penanganan.

Selain itu juga aplikasi Sistem Informasi Bendungan dan Waduk (SINBAD) untuk memantau keamanan dan operasi bendungan dan waduk dengan menampilkan data tinggi muka air (TMA) dan volume bendungan beserta kondisinya secara real time dalam rangka antisipasi terjadinya kondisi bendungan yang tidak normal. Aplikasi SINBAD akan memanfaatkan data klimatologi dari BMKG.

Lebih lanjut, Menteri Basuki menyampaikan penggunaan data geofisika (data risiko gempa) dari BMKG juga diperlukan sebagai dasar perencanaan dalam pembangunan gedung, jembatan maupun bendungan. Salah satu contoh dalam pembangunan Jembatan Youtefa yang memperhatikan potensi gempa di wilayah Papua.

“Bahkan di dalam pembangunan Jembatan Youtefa, pada saat pembangunan kami sangat memperhatikan kemungkinan gempa yang sering terjadi di Papua menentukan desain dan pelaksanaannya. Ini ciri khas Youtefa, kita buat jembatan di Surabaya, kemudian mengangkut jembatan yang sudah jadi ke Papua. Proses pengiriman dipandu betul oleh data klimatologi,” kata Menteri Basuki.

Menurut Menteri, semua data BMKG  dibutuhkan untuk memastikan keamanan infrastruktur melalui berbagai upaya meminimalkan dampak dari bencana. Diharapkan dengan memperhatikan data BMKG,  infrastruktur yang dibangun Kementerian PUPR tidak hanya berdampak pada aspek sosial dan ekonomi, tetapi juga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat serta berkelanjutan. (Rls)

Continue Reading

Breaking News

Percepat Herd Immunity, BIN Banten Gelar Valksinasi untuk Pelajar dan Santri

Published

on

Bisniscorner.com – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Banten di delapan wilayah kabupeten dan kota se Provinsi Banten menggelar vaksinasi untuk pelajar dan santri di dua lokasi yaitu Pondok Pesantren Ummul Qura Tangsel dan Perguruan Mathlaul Anwar Pandeglang, sekitar 1.600 santri divaksin di dua lokasi tersebut.

Selain santri dan pelajar, BIN Banten juga melakukan vaksinasi door to door di 3 kabupaten kota di Tangerang. Yaitu di Pasir Barat Kec. Jambe Kabupaten Tangerang, Kedaung Kec.  Neglasari Kota Tangerang dan Rengas Kec. Ciputat Timur Kota Tangsel.

Kepala BIN Daerah Banten, Brigjen TNI Cahyono Cahya Angkasa mengatakan, vaksinasi untuk santri dan pelajar serta sistem door to door untuk pekan ini dilakukan di empat titik Kabupaten Pandeglang, Kota Tangsel, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.

“BIN Banten bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan Dinas Kabupaten Kota serta Kementrian Agama di Banten menyelenggarakan vaksin untuk santri dan door to door, hal ini merupakan upaya kita bersama dalam mewujudkan herd immunity masyarakat Banten,” ujarnya kepada wartawan.

Pihaknya menargetkan 1.000 warga penerima vaksin di empat kabupaten kota, vaksinasi ini juga lanjutnya, bagian dari upaya akselerasi dalam mewujudkan sinergitas dengan pemerintah, BIN, TNI dan Polri.

“Untuk kita yang ada di wilayah harus saling bersinergi untuk lebih mengoptimalkan pelaksanaan vaksin ini kepada masyarakat,” katanya.

Selain melaksanakan vaksin, BIN juga membagikan sembako bagi masyarakat yang telah divaksin sebagai upaya penguatan di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Kami juga membagikan sembako agar masyarakat terbantu, walaupun jumlahnya tidak banyak, minimal bantuan sembako ini dapat meringankan beban masyarakat,” tambah Kabinda Banten yang merupakan lulusan Akmil tahun 1987 ini.

“Kegiatan ini akan terus berkelanjutan, vaksinasi untuk masyarakat, pelajar SMP dan SMA di wilayah Banten, kita lakukan vaksinasi sampai mencapai hampir 3.000 yang kita vaksin,” terangnya.

Kepala Badan Intelejen Negara Budi Gunawan yang hadir di Pesantren Ummul Qura mengatakan, kegiatan ini selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo perihal vaksinasi di kalangan pelajar. Dia menyebut, vaksinasi di pesantren merupakan salah satu prioritas BIN.

“Pondok pesantren merupakan ujung tombak ketahanan kita, karena disinilah para generasi muda dididik untuk aspek religius, kemudian nasionalis, dan toleran. Ketahanan NKRI kita ada di sini, sehingga ini menjadi prioritas kita,” ujar Budi Gunawan di Tangsel, Minggu (01/08/2021)

Dia menjelaskan, ada 7.000 vaksinasi yang hendak digelar BIN hari ini. jumlah tersebut tersebar di wilayah Banten, Jawa Barat, hingga Jawa Timur. (Red)

Continue Reading

Berita Terbaru

Breaking News23 jam ago

Beri Kenyamanan Wisatawan dan Kegiatan Keagamaan, Kementerian PUPR Mulai Penataan Kawasan Suci Pura Besakih di Bali

Bisniscorner.com – Pulau Bali sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia memiliki daya tarik yang identik dengan seni, budaya,...

Breaking News23 jam ago

Menteri Basuki Tegaskan Pentingnya Data BMKG dalam Pembangunan Infrastruktur

Bisniscorner.com – Sebagai negara kepulauan yang terletak di daerah cincin api dan juga negara seismik aktif, Indonesia secara konstan menghadapi...

Breaking News24 jam ago

Percepat Herd Immunity, BIN Banten Gelar Valksinasi untuk Pelajar dan Santri

Bisniscorner.com – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Banten di delapan wilayah kabupeten dan kota se Provinsi Banten menggelar vaksinasi untuk...

Breaking News3 hari ago

BMCI Salurkan Bantuan dari Donasi Konsumen Alfamart untuk Relawan PMI Kota Tangerang

Bisniscorner.com – Sebagai bentuk kepedulian serta memerangi pandemi Covid-19, melalui hasil donasi konsumen yang digalang di toko Alfamart memberikan bantuan...

Breaking News3 hari ago

Kota Tangerang Miliki Pasar Induk Buah dan Sayur Jatiuwung Terbesar di Banten

Bisniscorner.com – Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah meresmikan operasional Pasar Induk Buah dan Sayur Jatiuwung yang digadang akan menjadi...

Breaking News3 hari ago

Vihara Butong Dukung Percepatan Herd Immunity di Kota Tangerang

Bisniscorner.com – Dalam mendukung percepatan terbentuknya herd immunity di Kota Tangerang pada masa pandemi covid19, vihara Butong, di Kecamatan Neglasari...

Trending