Connect with us

Gaya Hidup

Kepala Pitak Kurangi Percaya Diri, ZAP Hadirkan Treatment Hair Regrowth Laser

Published

on

Bisniscorner.com – Memiliki rambut yang sehat dan indah tentunya menjadi dambaan setiap insan. Rambut memiliki banyak fungsi pada manusia, di antaranya melindungi kepala dari paparan sinar ultraviolet, memproduksi sebum, keringat dari kelenjar apokrin dan feromon, serta mengatur suhu tubuh (termoregulasi). Rambut juga memainkan peran penting dalam interaksi sosial, sebagai daya tarik seksual ataupun kosmetik, serta dapat membantu mengidentifikasi individu secara visual.

Kata banyak orang, rambut adalah mahkota kepala. Namun, bagaimana jika mahkota itu tak seperti yang kita damba? Ada berbagai masalah rambut yang kerap membuat seseorang tak percaya diri. Misalnya, rambut rontok hingga mungkin pitak atau botak di kulit kepala.

Pitak pada kepala bisa dialami siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan, tak peduli tua ataupun muda. Ternyata, kepitakan pada kepala bisa disebabkan berbagai macam hal. Paling umum akibat dari kerontokan rambut. Kondisi rambut yang terus menerus rontok karena stres berlebih sangat mungkin menyebabkan seseorang mengalami botak atau pitak.

Dermatologis ZAP dr. Eyleny Meisyah Fitri, SpKK mengatakan, pertumbuhan rambut merupakan proses siklus berkelanjutan yang terdiri dari fase pertumbuhan dan pigmentasi folikel rambut (anagen selama 2-6 tahun), regresi atau involusi folikel rambut (katagen 2-3 minggu), lalu memasuki fase istirahat (telogen 2-3 bulan) yang ditandai berhentinya pertumbuhan rambut diikuti terlepasnya folikel rambut (eksogen). Durasi setiap fase dipengaruhi oleh lokasi rambut, status nutrisi dan hormonal, serta usia setiap individu. Rambut di kulit kepala tumbuh lebih panjang daripada rambut di bagian tubuh lain karena fase anagennya lebih panjang.

Banyak individu yang mengalami kerontokan rambut akibat kondisi telogen effluvium, yakni penghentian prematur fase anagen (pertumbuhan) folikel rambut, yang mengakibatkan peningkatan jumlah folikel rambut pada fase telogen (istirahat), sehingga menyebabkan kerontokan rambut (club hair) yang berlebihan. Telogen effluvium dapat berlangsung akut atau kronik. Pada keadaan akut umumnya terjadi 2-4 bulan setelah kejadian penyebab, misalnya pascamelahirkan (keadaan normal/fisiologis), pascademam, pascaoperasi, diet ketat, atau konsumsi obat-obatan, misalnya obat antikoagulan, antitiroid, antikejang, dsb. Pada keadaan kronik, kerontokan dapat terjadi hingga 6 bulan lebih dengan penyebab yang diketahui ataupun tidak (idiopatik).

Keluhan lainnya terkait kerontokan rambut yakni alopesia androgenetik (AGA), merupakan kebotakan rambut yang disebabkan kerentanan folikel rambut terhadap hormon androgen yang mengakibatkan miniaturisasi progresif folikel rambut disertai pemendekan fase anagen pada pria dan wanita yang memiliki kecenderungan genetik (faktor keturunan). Frekuensi dan keparahan AGA meningkat seiring bertambahnya usia. Ada sejumlah hal yang menyebabkan seseorang mengalami AGA misalnya terkait dengan peningkatan aktivitas enzim 5α-reductase terutama tipe II, serta jumlah reseptor dan kadar hormon androgen, yaitu dihydrotestosteron.

Selain dua hal tersebut, masih ada sejumlah faktor lainnya yang dapat menyebabkan seseorang mengalami pitak seperti alopesia areata, kebiasaan mencabuti rambut (trichotillomania), dan lainnya. “Alopesia areata (AA) merupakan bentuk alopesia yang paling sering ditemukan pada pasien anak. Penyakit ini merupakan autoimmune hair disorder yang terkait dengan berbagai penyakit lainnya. Area pitak pada AA memiliki pola berbentuk lingkaran tanpa jaringan parut, dan dapat berkembang menjadi kebotakan pada seluruh rambut kulit kepala (alopecia totalis) atau pada rambut seluruh kulit kepala dan tubuh (alopecia universalis),” kata dr. Eyleny.

Lantas, pertanyaan besarnya, apakah pitak di kepala bersifat permanen atau hanya sementara? Bagaimana cara mengatasi pitak di kepala untuk mengembalikan penampilan menjadi sempurna seperti sedia kala?

Pengobatan pitak disesuaikan dengan tipe dan penyebabnya masing-masing. Dengan perkembangan teknologi terkini, beberapa kondisi pitak di kulit kepala dapat diperbaiki kondisinya dengan treatment Hair Regrowth Laser. Treatment Hair Regrowth Laser merupakan tindakan yang dilakukan dengan mesin Fotona SP Dynamis dengan teknologi Erbium-YAG SMOOTH mode dengan panjang gelombang 2940 NM.

Dengan sifat non ablative (tidak mengikis), tindakan ini bertujuan untuk meningkatkan vaskularisasi (aliran darah) ke folikel rambut, memicu transisi siklus rambut dari fase telogen menjadi anagen, sehingga dapat menstimulasi pertumbuhan folikel rambut yang baru. Dengan tindakan ini, diharapkan dapat mencegah kerontokan rambut yang lebih parah (progresif) serta meningkatkan kepadatan dan ketebalan rambut.

Perawatan treatment Hair Regrowth Laser ini bisa dikerjakan langsung oleh Dermatologist ZAP di ZAP Premiere dan MEN/O/LOGY by ZAP. Namun, sebelum menjalani perawatan pasien wajib konsultasi dengan dokter yang akan melakukan tindakan. Namun, pasien hamil, mengidap HIV/AIDS, SLE atau lupus, vitiligo, infeksi aktif atau peradangan pada area treatment, epilepsi, mengonsumsi isotretinoin, dan/atau obat-obatan yang berefek fotosensitif, serta dalam pengobatan kemoterapi tidak dibolehkan untuk menjalani perawatan ini.

Hanya butuh waktu 45 menit untuk melakukan treatment hair regrowth laser. Tindakan ini aman, efektif, dan nyaman dilakukan tanpa atau dengan rasa sakit minimal. Setelah menjalani perawatan ini, pasien dianjurkan tidak menggosok area treatment, tidak membasuh area treatment dengan air hangat dan berolahraga berat yang mengakibatkan keringat berlebih setidaknya selama 2 hari. Kemudian, tidak menggunakan krim malam atau serum selama 3-5 hari, tidak terpapar sinar matahari langsung, dan mengikuti anjuran pascaperawatan sesuai instruksi dokter.

Untuk hasil yang maksimal, pasien dianjurkan untuk mengombinasikan treatment Hair Regrowth Lase dengan platelet-rich plasma atau PRP yang juga tersedia di ZAP Clinic, ZAP Premiere dan MEN/O/LOGY by ZAP. Tindakan PRP bertujuan untuk menstimulasi pertumbuhan rambut, membantu menyehatkan kulit kepala, dan mengurangi kerontokan rambut. Lebih jauh perawatan ini juga bermanfaat untuk meningkatkan proses regenerasi jaringan kulit sehingga dapat memperbaiki tekstur kulit seperti luka, bekas luka, stretch mark, mengurangi proses penuaan, dan dapat mengurangi kerontokan rambut.

Proses PRP dilakukan dengan mengambil sedikit darah pasien dengan alat vital injector. Darah kemudian diolah menjadi plasma darah kaya trombosit yang kandungannya dapat mencapai 5-10 kali lipat konsentrasi normal. Plasma ini mengandung ratusan protein dan antigen yang ketika diinjeksikan kembali ke kulit kepala pasien akan memberi nutrisi yang mampu merangsang folikel pertumbuhan rambut secara efektif.

ZAP juga menghadirkan PRP combo yang menggabungkan microneedling dan vital injector II. Micro needling merupakan metode perawatan yang memanfaatkan jarum-jarum halus untuk ditusukkan ke kulit pasien secara kontinu dan konstan dengan kedalaman dan kecepatan tertentu menggunakan mesin EPN. Sementara, vital injector II adalah alat suntik yang mengintegrasikan jarum dan vakum sehingga serum yang disuntikkan dapat langsung masuk ke lapisan kulit.

Perawatan PRP hanya berlangsung selama 30 menit. Sementara hasilnya dapat terlihat dua minggu hingga satu bulan setelah perawatan. Untuk mendapatkan hasil yang sempurna, PRP dapat  dilakukan dua hingga empat minggu sekali. (Rls)

Advertisement iklan
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gaya Hidup

Dukung Kampanye #AyoMinumBuah Akan Pentingnya Asupan Buah untuk Daya Tahan Tubuh

Published

on

Bisniscorner.com – PT Unilever Indonesia, Tbk. melalui Buavita kembali mengedukasi dan mendorong masyarakat untuk meningkatkan konsumsi harian buah bagi kesehatan dan daya tahan tubuh melalui kampanye #AyoMinumBuah. Pesan ini selaras dengan upaya Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terus untuk menggiatkan konsumsi buah masyarakat Indonesia yang saat ini masih terbilang rendah, terlebih di tengah semakin maraknya risiko kesehatan yang mengintai.

Selama dua dekade terakhir, kemunculan penyakit infeksi baru berupa wabah penyakit menular terus meningkat signifikan, apalagi Indonesia merupakan salah satu ‘hotspot’ di Asia Tenggara dengan risiko pandemik penyakit infeksi baru . Para ahli bahkan memperkirakan lima penyakit baru pada manusia akan muncul setiap tahun, tiga diantaranya bersumber dari binatang atau bersifat zoonosis dengan risiko penularan yang sangat tinggi .

Ari Astuti, Head of Marketing Nutrition Indonesia, PT Unilever Indonesia, Tbk. menyampaikan, “Sejalan dengan pilar strategi ‘The Unilever Compass’, yaitu meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, Buavita dengan brand purpose ‘Delightful Nutrition, Powered by Fruits’ berkomitmen memberikan akses nutrisi buah kepada masyarakat dengan cara yang praktis dan menyegarkan, sekaligus menyuarakan pentingnya konsumsi buah demi tubuh yang lebih sehat dan hidup yang lebih berkualitas.”

“Melihat berbagai isu kesehatan yang terus berkembang di tengah masyarakat, dan percaya akan kekuatan buah bagi kesehatan dan daya tahan tubuh, kali ini Buavita meluncurkan kampanye #AyoMinumBuah untuk mengedukasi mengenai proporsi konsumsi buah yang ideal kepada masyarakat sehingga mereka terdorong untuk melengkapi kebutuhan harian buah demi daya tahan tubuh yang lebih terjaga, salah satunya dibantu dengan minum jus buah setiap hari,” lanjut Ari Astuti yang akrab disapa Tutut.

dr. Imran Agus Nurali, Sp.KO selaku Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI menanggapi, buah berfungsi penting untuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Namun nyatanya, konsumsi buah masyarakat masih jauh dari cukup. Rata-rata konsumsi buah di Indonesia tahun 2020 baru mencapai 88,56 gram/kapita/hari, bahkan turun sebesar 1,4% dibanding 2019. Menyikapi hal ini, Pemerintah giat menyebarluaskan pedoman ‘Isi Piringku’ untuk mengedukasi tentang porsi buah yang ideal, yaitu 1/6 dari isi piring kita atau 2 sampai 3 porsi buah setiap harinya, yang salah satunya dapat dibantu dengan minum jus buah. Untuk itu, kami menyambut upaya pelaku industri untuk turut mendukung perubahan kebiaasan masyarakat menjadi lebih positif.

Lebih lanjut mengenai kaitan buah dan daya tahan tubuh, dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK menerangkan, setiap orang memiliki sistem daya tahan tubuh yang berbeda, dipengaruhi oleh faktor genetik, usia, lingkungan atau kebersihan, hingga lifestyle – yaitu kegiatan fisik maupun asupan makanan. Untuk itu, memastikan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang sangat diperlukan. Di sinilah peranan penting dari buah, karena ragam kandungan vitamin, mineral, serat pangan dan antioksidan di dalam buah dan jus buah mampu menjadi bahan baku yang membantu kita membangun dan mengoptimalkan sistem daya tahan tubuh.

Muatan edukasi seperti inilah yang akan terus digaungkan melalui kampanye #AyoMinumBuah. Sebagai latar belakang, kampanye ini terinspirasi dari hasil studi yang dilakukan Buavita bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor terhadap 100 orang ibu Indonesia.

Prof. Dr. Ir. Dodik Briawan, MCN, Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat, Institut Pertanian Bogor  yang mengepalai studi ini menerangkan, setelah mendapatkan berbagai edukasi secara interaktif dan menjalani tantangan selama 21 hari, ditemukan beberapa perubahan signifikan pada pengetahuan dan perilaku responden terhadap konsumsi buah. Antara lain: rata-rata pengeluaran rumah tangga responden untuk membeli buah (per minggu) telah meningkat sebesar 40%; lebih dari 90% responden yang tadinya hanya mengonsumsi 1 porsi buah per hari telah meningkatkan konsumsi buah hariannya; dan 97,8% responden telah terdorong untuk mewajibkan anak mengonsumsi buah. Hasilnya, jumlah porsi buah yang dikonsumsi anak mereka pun jadi meningkat.

Nirina Zubir, Aktris dan Pegiat Gaya Hidup Sehat berbagi pengalaman, percaya akan kekuatan buah, aku selalu menularkan kecintaan akan buah ke orang-orang sekitar, terutama anak-anakku. Sejak dulu aku mengenalkan bermacam-macam buah dan mengajarkan aneka manfaat buah sehingga sekarang mereka jadi suka banget sama buah dan rajin makan buah tanpa dipaksa. Kalaupun aku nggak sempat menyiapkan buah, Buavita selalu jadi andalan untuk bantu penuhi kebutuhan konsumsi buah harian keluarga. Happy banget sama dampaknya, keluargaku jadi nggak gampang sakit meskipun kita sudah kembali aktif berkegiatan di luar rumah.

Semarak kampanye #AyoMinumBuah telah dimulai di bulan Juli sebagai bentuk peringatan momen Hari Buah Sedunia tanggal 1 Juli. Melalui berbagai kegiatan menarik yang telah menjangkau lebih dari 24.000 masyarakat, Buavita sukses menjadikan bulan Juli sebagai Bulan Buah. Salah satunya dengan menghadirkan instalasi “Giant Fruit Buavita” di area Gelora Bung Karno selama 15 – 17 Juli 2022, dimana 9.992 orang telah mendapatkan berbagai bentuk edukasi mengenai buah sambil menikmati kesegaran Buavita sebagai pelengkap gaya hidup sehat mereka.

Kegiatan lainnya adalah sesi Instagram Live yang diikuti oleh lebih dari 14.700 orang untuk mengedukasi pentingnya mengonsumsi buah setiap hari, serta berbagi resep kreasi minuman dan cemilan buah yang mudah diaplikasikan di rumah. Dalam waktu dekat, Buavita juga akan mengadakan kunjungan ke sejumlah Sekolah Dasar di wilayah Jabodetabek untuk membantu menanamkan kebiasaan mengonsumsi buah setiap hari sejak usia dini.

“Kami harap kampanye #AyoMinumBuah dapat mendukung lebih banyak masyarakat Indonesia untuk memiliki tubuh lebih sehat dan terlindungi dari penyakit, sehingga mereka mampu menikmati hidup yang lebih berkualitas hingga nanti. Ke depannya, kampanye ini akan terus hadir melalui aktivitas online maupun offline yang melibatkan lebih banyak masyarakat dari berbagai latar belakang dan lapisan usia. Tunggu tanggal mainnya, ya! Indonesia, #AyoMinumBuah!” tutup Ari. (Rls)

Continue Reading

Gaya Hidup

MAKUKU dan EKA Hospital Group : Kolaborasi untuk Tingkatkan Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

Published

on

Bisniscorner.com –  pelopor popok anti gumpal dengan teknologi struktur inti Super Absorbent Polymer (SAP) di Indonesia, menjalin kerja sama dengan Eka Hospital  BSD, Bekasi, Cibubur dan Pekanbaru dalam rangka memperluas layanan dan edukasi seputar kesehatan ibu dan anak. Kerja sama ini berlaku mulai Agustus 2022 melalui sejumlah program kolaborasi termasuk penyediaan popok berkualitas dari MAKUKU hingga konten edukasi bersama dokter spesialis dari Eka Hospital.

Jason Lee, CEO MAKUKU Indonesia, mengungkapkan, sebagai produsen popok berkualitas pertama dengan teknologi struktur inti SAP di Indonesia, MAKUKU berkomitmen untuk selalu menyediakan produk dan layanan yang terbaik bagi ibu dan anak. Kerja sama dengan Eka Hospital Group merupakan salah satu wujud komitmen kami untuk menjangkau masyarakat dan memperluas edukasi seputar kesehatan ibu dan anak, penggunaan popok, serta parenting. Kami sangat bangga dapat menggandeng Eka Hospital yang merupakan jaringan rumah sakit dengan layanan kesehatan lengkap dan dokter ahli terpercaya berdedikasi tinggi.

drg. Rina Setiawati, Chief Operating Officer Eka Hospital Group, mengatakan, Motherhood adalah sebuah perjalanan panjang bagi seorang ibu dan kami memahami bahwa menyambut sang buah hati adalah salah satu  momen yang luar biasa. Kami berharap kerja sama dengan MAKUKU ini dapat mengeskalasi kenyamanan bagi para ibu yang melahirkan di Eka Hospital khususnya dan masyarakat luas pada umumnya. Kami juga tengah mengeksplorasi sejumlah program yang melibatkan pakar dari Eka Hospital dan MAKUKU untuk mendampingi para orangtua dalam pengasuhan anak. Semoga ke depannya akan lebih banyak lagi program-program menarik bersama MAKUKU yang dapat kami persembahkan kepada masyarakat.

MAKUKU telah hadir di Indonesia pada pertengahan 2021 untuk meramaikan industri ritel modern ibu dan bayi di Indonesia. Berawal dari pembukaan gerai di Tiongkok pada tahun 2020, MAKUKU kini ekspansi ke Indonesia, Filipina dan Dubai. Di Indonesia, MAKUKU meluncurkan sejumlah produk kebutuhan premium ibu dan bayi dengan kualitas internasional termasuk MAKUKU Air Diapers Slim. Produk MAKUKU Air Diapers tersedia di 74 gerai Transmart di Pulau Jawa dan 2 gerai Transmart di Pulau Bali termasuk di kota-kota besar seperti Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar.

“Selain dengan RS Eka Hospital, MAKUKU telah menjalin kerja sama dengan RS St. Carolus Salemba dan Klinik Anak Medikids. MAKUKU akan terus mengembangkan program kolaborasi dengan institusi kesehatan untuk edukasi dan penyediaan popok bayi berkualitas guna menjangkau masyarakat lebih luas lagi,” tutup Jason Lee. (Rls)

Continue Reading

Gaya Hidup

Nestlé BOOST Optimum Ajak Lansia Jalankan Gerakan 4 Sehat 5 Bahagia

Published

on

Bisniscorner.com  – Dalam rangka memperingati Hari Lansia Nasional, Nestlé Health Science (NHS) melalui Nestlé BOOST Optimum mengadakan Konferensi Pers bertajuk “Gerakan 4 Sehat 5 Bahagia: Tetap Sehat, Aktif & Bahagia di Sepanjang Usia”. Turut dihadiri oleh seorang pakar gerontologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), acara ini bertujuan mengajak para lansia untuk menurunkan resiko malnutrisi dan meningkatkan kualitas hidup dengan menjalankan gaya hidup sehat, aktif dan bahagia.

Melalui Gerakan 4 Sehat 5 Bahagia yang baru pertama kali diinisiasi tahun ini, Nestlé BOOST Optimum ingin menginspirasi para lansia di Indonesia untuk senantiasa memastikan pemenuhan kebutuhan gizi harian, berolahraga secara rutin, istirahat yang cukup, serta yang tak kalah penting yaitu memperhatikan kondisi mental dan sosial, karena rasa kesepian atau depresi yang tidak terlihat juga dapat menyebabkan malnutrisi.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, jumlah lansia di Indonesia kini telah mencapai 29,3 juta jiwa atau 10,82% dari total penduduk Indonesia. Pada tahun 2030, Indonesia bahkan diperkirakan akan mengalami lonjakan ageing population yang dapat berdampak pada kenaikan angka malnutrisi serta menurunkan kualitas hidup lansia (silver tsunami effect).

Prof. Dr. dr. Siti Setiati, Sp.PD-KGer, M. Epid, FINASIM selaku Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (PB Pergemi) mengatakan, sehat adalah keseimbangan kondisi mental, fisik, dan sosial yang saling melengkapi. Di Indonesia sebanyak 34,71% lansia tinggal bersama keluarga tiga generasi, nilai ini menurun sebesar 6% dari tahun sebelumnya. Padahal berinteraksi dengan keluarga merupakan salah satu kunci penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia karena mereka memiliki kesempatan yang lebih besar untuk merasakan keterlibatan sosial yang dapat menghadirkan perasaan bahagia. Kondisi ini dapat menurunkan resiko lansia untuk merasa kesepian atau diabaikan.

Mengerti pentingnya peran serta keluarga dalam mendukung upaya peningkatan kualitas hidup para lansia, Marketing Manager Nestlé Health Science (NHS), dr. Yulia Megawati mengatakan “Sejalan dengan tujuan Nestlé untuk menggunakan potensi makanan untuk meningkatkan kualitas hidup setiap individu, saat ini dan untuk generasi mendatang, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang gizi untuk kesehatan yang berbasis ilmu pengetahuan, Nestlé Health Science melalui Nestlé BOOST Optimum yang percaya bahwa Mimpi Tak Kenal Usia, menghadirkan Gerakan 4 Sehat 5 Bahagia yang bertujuan mengajak keluarga Indonesia untuk mendukung para lansia mewujudkan hidup sehat, aktif dan bahagia di sepanjang usia.”

Telah menghadirkan beragam produk seperti Nutren Junior, Nutren Diab, Nutren Fibre, Peptamen, Peptamen Junior, dan ISOCAL, Nestlé Health Science menghadirkan Nestlé BOOST Optimum untuk membantu para lansia di Indonesia dalam memenuhi kebutuhan gizi hariannya sehingga mereka dapat nyaman dalam melakukan aktivitas sehari-hari termasuk dalam menggapai mimpi-mimpi yang sempat tertunda. Adapun Gerakan 4 Sehat 5 Bahagia yang direkomendasikan Nestlé BOOST Optimum untuk dijalankan oleh para lansia dalam kehidupan sehari-harinya adalah sebagai berikut:

1.            Memenuhi kebutuhan gizi lansia, salah satunya asupan protein harian dengan mengonsumsi Nestlé BOOST Optimum, produk susu bubuk dengan kandungan whey protein yang lebih tinggi dibanding produk sejenis lainnya, yaitu mencapai 50%, serta dilengkapi dengan probiotik & prebiotik serta vitamin & mineral yang baik bagi kesehatan lansia.

2.            Mengajak olahraga para lansia agar tetap aktif. Penelitian membuktikan bahwa suplementasi gizi oral ditambah dengan latihan fisik dapat meningkatkan fungsi, status gizi dan kualitas hidup para lansia.

3.            Memberikan kesempatan kepada para lansia meluangkan waktu untuk istirahat yang cukup dan berkualitas.

4.            Membantu para lansia dalam menjaga pola makan yang sehat, seperti memastikan menu makanan yang dikonsumsi sehari-hari mengandung serat pangan, vitamin dan mineral yang tepat.

5.            Memberikan dukungan agar para lansia tetap bahagia, salah satunya dengan menyemangati mereka untuk menghidupkan kembali mimpi-mimpi yang tertunda, termasuk mencoba aktivitas baru atau menekuni hobi secara rutin.

Donna Harun, seorang aktris senior Tanah Air, mengatakan di usia saya saat ini, saya merasa bersyukur karena keluarga dan orang-orang terdekat selalu menyemangati saya untuk menghidupkan kembali mimpi-mimpi yang sebelumnya sempat tertunda, salah satunya bergabung dengan wadah sosial yang bertujuan untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat luas.

“Menjalani minat dan hobi juga membuat saya merasa bahagia karena dapat berinteraksi dengan orang-orang di sekitar saya. Agar tubuh tetap sehat, selain istirahat yang cukup saya juga selalu meluangkan waktu untuk berolahraga secara rutin bersama anak dan cucu. Saya juga senantiasa memenuhi kebutuhan gizi salah satunya protein harian dengan mengonsumsi Nestlé BOOST Optimum. Selain memiliki kandungan gizi yang saya butuhkan, Nestlé BOOST Optimum juga memiliki rasa vanilla, yang merupakan kesukaan saya,” terangnya.

“Kami harap dengan diluncurkannya Gerakan 4 Sehat 5 Bahagia ini dapat menginspirasi tidak hanya para lansia melainkan juga seluruh keluarga Indonesia agar dapat lebih memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan para lansia sehingga kualitas hidup mereka dapat tetap terjaga. Karena kami percaya lansia sehat, Indonesia kuat,” tutup dr. Yulia Megawati. (Rls)

Continue Reading

Berita Terbaru

Breaking News2 hari ago

Skystar Ventures UMN – Kementerian Koperasi dan UKM Kolaborasi Tingkatkan Kapasitas Startup

Bisniscorner.com – Skystar Ventures UMN berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) Republik Indonesia untuk mendukung pengembangan kapasitas startup...

Breaking News3 hari ago

Tol Serbaraja Seksi 1A, Akses Baru Menuju GIIAS 2022 di BSD City

Bisniscorner.com – Sinar Mas Land melalui PT Trans Bumi Serbaraja telah merampungkan pembangunan Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) seksi 1A sepanjang 5,15...

Breaking News5 hari ago

Groundbreaking Jalan Tol Serang – Panimbang Seksi 3, Target Operasi Penuh 2024

Bisniscorner.com  – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berkomitmen melanjutkan pembangunan Jalan Tol Serang – Panimbang di...

Breaking News7 hari ago

Daftar ke KPU, Sarah Azzahra & Fahri Hamzah : Partai Gelora Siap Jadi Peserta Pemilu 2024

Bisniscorner.com – Bakal Calon DPR-RI dari Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), Sarah Azzahra turut hadir mendaftarkan Partai Gelora bersama Wakil...

Breaking News1 minggu ago

Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Kerakyatan di 212 Kabupaten/Kota pada 2022

Bisniscorner.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen mendukung program percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Tanah Air...

Breaking News1 minggu ago

Rakernas Perkumpulan Politeknik Swasta: Politeknik Harus Bisa Menjadi Lembaga Pendidikan Berbasis Korporasi

Bisniscorner.com – Perkumpulan Politeknik Swasta (Pelita) Indonesia mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang pertama pada 3-5 Agustus 2022 sejak dideklarasikan...

Trending